Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Gelar Safari Ramadan, Gus Fawait Tekankan Sinergi Satgas Stunting dan Layanan Kesehatan Gratis di Jember

Penulis : Moh. Ali Mahrus - Editor : A Yahya

09 - Mar - 2026, 19:56

Placeholder
Bupati Jember Muhammad Fawait saat acara Safari Ramadhan di Kecamatan Kalisat

JATIMTIMES – Bupati Jember, Gus Fawait, dan jajarannya, menggelar Safari Ramadan di Kecamatan Kalisat pada Senin (9/3/2026) siang hingga malam. Salah satu titik kunjungannya adalah di Balai Desa Sumberjeruk, Kalisat guna berjumpa kader posyandu.

Dalam paparannya, Gus Fawait memberikan perhatian serius terhadap tantangan kesehatan di Kabupaten Jember, khususnya terkait tingginya angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan masalah stunting. Untuk itu, Gus Fawait mengajak seluruh elemen untuk bergerak bersama demi meningkatkan kualitas hidup warga Jember.

Baca Juga : DPRD Kota Malang Agendakan Panggil SPPG Usai Temuan MBG Berbelatung

Selain itu, Gus Fawait menyoroti bahwa saat ini Jember masih memegang peringkat yang cukup tinggi dalam statistik AKI dan AKB di Jawa Timur. Untuk mengatasi hal tersebut, dia menekankan pentingnya peran aktif kader Posyandu dan optimalisasi Satgas Stunting yang telah dibentuk di tingkat kecamatan.

Menurut Gus Fawait, kunci keberhasilan penanganan kesehatan ini ada pada koordinasi yang dipimpin langsung oleh Camat dan Kepala Puskesmas. Satgas ini bertugas melakukan pendataan yang akurat terhadap anak-anak yang terindikasi stunting.

"Anak-anak kita yang stunting akan dibawa untuk diperiksa bersama di Puskesmas. Penanganannya tidak sembarangan karena datanya akan ditentukan langsung oleh dokter spesialis anak untuk menentukan metode pengobatan atau treatment yang tepat," ujar Gus Fawait.

Selain stunting, Gus Fawait juga memberikan instruksi khusus terkait perlindungan bagi ibu hamil. Dia meminta agar para ibu hamil dikumpulkan dan diperiksa secara rutin di Puskesmas. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan dikonsultasikan dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

"Melalui pemeriksaan spesialis, kami bisa menentukan apakah seorang ibu hamil memiliki risiko tinggi atau tidak. Jika berisiko tinggi, maka wajib kita kawal agar proses persalinannya dilakukan di rumah sakit demi keselamatan ibu dan bayi," tegasnya.

Baca Juga : Dari Gaza ke Malang, Syekh Said Alramawi Ceritakan Kekuatan Alquran di Tengah Peperangan

Dalam kesempatan yang sama, Gus Fawait juga mengingatkan masyarakat bahwa Jember saat ini telah menerapkan sistem Universal Health Coverage (UHC) atau layanan kesehatan gratis. Sayangnya, dia menilai masih banyak warga yang belum mengetahui fasilitas ini.

Gus Fawait menegaskan bahwa bagi warga yang memiliki KTP Jember, akses layanan kesehatan di rumah sakit daerah, seperti RSUD Kalisat, sudah tidak dipungut biaya, baik untuk pengobatan umum maupun proses persalinan.

"Masih banyak yang belum tahu kalau hari ini rumah sakit itu gratis. Pokoknya ber-KTP Jember, mau berobat atau melahirkan di rumah sakit, semuanya gratis. Ini adalah prioritas kita untuk masyarakat," pungkasnya. (*)


Topik

Pemerintahan jember safari ramadan gus fawait muhammad fawait stunting jember



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Minang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Moh. Ali Mahrus

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan