JATIMTIMES - Bencana tanah longsor dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jumat (27/2/2026). Dampaknya, jalan penghubung antar dua dusun yakni Dusun Tamanrejo dan Dusun Tamansari tak bisa dilalui akibat tertutup total oleh material longsor. Sehingga mengakibatkan sekitar 300 kepala keluarga (KK) yang tinggal di kawasan dua dusun tersebut terisolir.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Malang Purwoto menuturkan, peristiwa bencana longsor tersebut terjadi pada Jumat (27/2/2026) pagi. "Berdasarkan informasi dari masyarakat, bencana tanah longsor terjadi pada sekitar pukul 10.30 WIB," tuturnya.
Baca Juga : Wujudkan LPPD yang Akuntabel, Pemkab Malang Gelar Asistensi dan Reviw LPPD Kabupaten Malang Tahun 2025
Secara geografis, disampaikan Purwoto, bencana tanah longsor tersebut terjadi di Desa Tamansari, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Namun, dampaknya dirasakan oleh para warga yang tinggal di dua dusun lantaran akases jalan penghubung antar dusun tertimbun material longsor.
"Akses jalan penghubung antara Dusun Tamanrejo ke Dusun Tamansari tertutup material longsor dengan panjang sekitar 20 meter dan tinggi mencapai 25 meter," bebernya.
Personel gabungan telah diterjunkan ke lokasi kejadian guna melakukan pendataan dan penanganan longsor. Yakni dengan turut melibatkan personel dari unsur BPBD Kabupaten Malang, Muspika Ampelgading, para relawan, hingga perangkat desa dan masyarakat setempat.
"Nihil korban jiwa, sementara untuk perkiraan nilai kerugian masih dalam proses pendataan," imbuhnya.
Baca Juga : Gebyar Ramadan, Graha Bangunan Blitar Beri Diskon Propan hingga 10 Persen dan Hadiah Langsung
Dari hasil pendataan sementara, disampaikan Purwoto, sedikitnya ada sekitar 300 KK yang terisolir akibat akses jalan penghubung antar dusun tersebut tertimbun total oleh material longsor. Sebab, akses jalan tidak bisa dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
"Apabila terdapat perkembangan informasi akan disampaikan pada update berikutnya," pungkasnya.
