Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

Sengsara Yesus dalam Drama Kolosal OMK Gereja Katolik Gembala Baik Kota Batu Sambut Paskah 2026

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : A Yahya

03 - Apr - 2026, 13:40

Placeholder
Tablo OMK Batu Sambut Paskah, Visualisasikan Sengsara Yesus dalam Teaterikal Jalan Salib.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Teriknya matahari di langit Kota Batu, Jumat (3/4/2026) pagi, menjadi saksi bisu atas kepedihan yang divisualisasikan di sepanjang Jalan Ridwan, Kelurahan Ngaglik. Seorang pemuda, dengan tubuh penuh lebam dan bercak merah menyerupai darah, tampak tertatih. Bahunya memikul salib kayu yang berat, sementara langkah kakinya yang berat diikuti oleh derap sepatu prajurit-prajurit Romawi yang membentak dan mencambuknya tanpa ampun.

Suasana khidmat mendadak menyelimuti kawasan tersebut. Tidak ada kebisingan kota yang biasa terdengar; yang ada hanyalah isak tangis tipis dari umat yang berjejer di pinggir jalan, menyaksikan visualisasi Via Dolorosa atau Jalan Salib yang diperankan oleh Orang Muda Katolik (OMK) Gereja Katolik Gembala Baik Kota Batu.

1

Ada yang berbeda dalam rangkaian perayaan Jumat Agung pada momentum Paskah tahun ini. Jika biasanya drama kolosal atau Tablo kisah sengsara Yesus Kristus digelar di dalam ruangan (indoor), tahun ini pihak paroki membuat konsep terbuka (outdoor). Perpindahan ruang ini bertujuan untuk memberikan kesan yang lebih nyata.

3

Ruang gerak yang lebih luas di jalanan umum memungkinkan umat dan masyarakat sekitar ikut merasakan "napas" perjuangan dan penderitaan Yesus menuju Gunung Golgota.

“Kami ingin memberikan kesan yang lebih nyata. Dengan rute yang cukup panjang ini, umat diajak ikut berjalan, seolah masuk ke dalam balutan drama yang emosional tersebut,” ungkap Ketua Dewan Paroki Gereja Katolik Gembala Baik Batu, Andreas Ali Purnomo.

2

Akting yang menyentuh hati jemaat tak bakal terwujud tanpa dedikasi tinggi dari 50 personel yang didominasi oleh OMK dan Remaja Katolik. Mereka bukan aktor profesional, namun penghayatan yang mereka tunjukkan mampu memecah keheningan jalanan.

Persiapan secara menyeluruh telah dilakukan sejak sebulan yang lalu. Mulai dari latihan koreografi cambukan, memikul salib, hingga detail properti kostum prajurit dan tata rias luka yang realistik. Tak lain, demi pesan kasih dan pengorbanan tidak hanya berhenti sebagai teks di kitab suci, tapi mewujud dalam ingatan jemaat.

4

"Persiapannya sudah dilakukan sejak sebulan lalu. Mulai dari latihan rutin hingga detail properti yang kami gunakan hari ini," tambah Ali, sapaannya.

Baca Juga : Daftar Negara Paling Sopan di Dunia 2026, Indonesia Tak Masuk 20 Besar

Prosesi Tablo ini menjadi fragmen krusial dalam rangkaian Pekan Suci. Perjalanan spiritual ini telah dimulai sejak Minggu Palma (29 Maret), lalu memasuki Tri Hari Suci yang meliputi Kamis Putih, Jumat Agung, dan akan mencapai puncaknya pada Sabtu Suci atau Malam Paskah.

5

Seluruh rangkaian ini akan ditutup dengan sukacita Minggu Paskah yang jatuh pada Minggu (5/4/2026) besok. "Visualisasi Sengsara Yesus menjadi momen refleksi mendalam tentang makna penebusan dosa Yesus atas umat," imbuh Ali.

Bukan sekadar tontonan seni teaterikal yang megah, melalui rintihan pemeran di Jalan Ridwan, ada pesan kuat yang ingin disampaikan. Bahwa cinta kasih menuntut pengorbanan yang nyata, dan OMK Gereja Gembala Baik telah menerjemahkannya dengan sangat apik di ruang publik.


Topik

Agama gereja katolik gembala baik paskah jumat agung jalan salib



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Minang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

A Yahya