JATIMTIMES - Sebanyak 250 warga kurang mampu di sekitar kampus Universitas Islam Malang (Unisma) menerima santunan paket sembako dalam kegiatan Santunan Dhuafa Bulan Ramadhan yang digelar kampus tersebut, Jumat, (13/3/2026). Program berbagi yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini menyasar masyarakat dari sejumlah kelurahan di sekitar lingkungan kampus.
Wakil Rektor I Unisma dr Hj Erna Sulistyowati MKes PhD menjelaskan bahwa tahun ini kampus menyalurkan 250 paket sembako kepada para dhuafa. Setiap paket memiliki nilai Rp250.000 dan diberikan kepada warga yang membutuhkan di beberapa wilayah sekitar kampus.

“Setiap tahun pada bulan Ramadan kami berbagi dengan masyarakat yang layak menerima santunan. Tahun ini ada 250 paket sembako yang masing masing senilai Rp250.000,” ujarnya.
Baca Juga : Panduan Lengkap Salat Idulfitri 2026: Niat, Bacaan, Tata Cara hingga Doa
Penerima santunan berasal dari sejumlah kelurahan di wilayah sekitar Unisma, di antaranya Kelurahan Dinoyo, Telogomas, Merjosari, dan Jatimulyo. Penentuan penerima dilakukan melalui rekomendasi dari pengurus RT dan RW setempat.
Menurut Erna, pihak kampus bekerja sama dengan pengurus lingkungan agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran. RT dan RW dinilai lebih mengetahui kondisi sosial ekonomi warganya sehingga dapat merekomendasikan penerima yang benar benar membutuhkan.
“Kami berkoordinasi dengan RT dan RW di wilayah tersebut. Mereka yang merekomendasikan warganya karena tentu lebih memahami kondisi masyarakatnya,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan santunan tidak hanya dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Unisma juga rutin menggelar santunan bagi anak yatim pada bulan Muharram serta kegiatan serupa dalam rangka peringatan Dies Natalis universitas.
Untuk peringatan Dies Natalis tahun ini yang semula dijadwalkan pada 27 Maret, pelaksanaannya direncanakan bergeser karena bertepatan dengan masa libur. Agenda santunan nantinya akan digabungkan dengan kegiatan halal bihalal yang direncanakan berlangsung pada 31 Maret.
Erna berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan ekonomi.
“Harapannya tentu dapat sedikit meringankan beban saudara saudara kita yang sedang kurang beruntung secara ekonomi,” jelasnya.
Baca Juga : Tradisi Unik Lebaran di Berbagai Negara, dari Adu Telur hingga Festival Gula
Salah satu penerima santunan, Suyati, warga RW 12 RT 3 Kelurahan Merjosari, mengaku senang menerima bantuan tersebut. Perempuan berusia 73 tahun itu sehari hari berjualan sembako di rumahnya.
“Alhamdulillah senang sekali,” kata Suyati.
Ia menyebut santunan dari Unisma ini bukan yang pertama diterimanya. Sebelumnya ia juga mendapatkan bantuan serupa pada tahun 2025.
“Ini sudah yang kedua kali saya menerima. Yang pertama tahun kemarin,” tuturnya.
Melalui kegiatan Santunan Dhuafa Bulan Ramadhan ini, Unisma menyalurkan bantuan kepada masyarakat sekitar kampus sekaligus menjaga hubungan sosial dengan lingkungan sekitar.
