Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hukum dan Kriminalitas

Warga Bubarkan Balap Liar di Suhat Kota Malang, Kapolresta Beri Penghargaan dan Usut Dugaan Sindikasi

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

28 - Feb - 2026, 12:18

Placeholder
Kapolresta Malang Kota Putu Kholis Aryana bersama warga usai menerima plakat penghargaan di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Aksi balap liar yang kerap meresahkan warga  di kawasan Soekarno-Hatta (Suhat), Kota Malang, akhirnya digagalkan berkat keberanian warga yang turun tangan langsung beberapa saat lalu. 

Atas aksi sigap tersebut, Kapolresta Malang Kota Putu Kholis Aryana memberikan penghargaan kepada masyarakat sekaligus memastikan pihaknya tengah memburu dugaan sindikasi yang diduga menjadi dalang maraknya balap liar di wilayah tersebut.

Baca Juga : Motor Curian Dijual Rp 2,8 Juta, Uangnya Habis untuk Miras

Ada lima orang warga yang mendapatkan apresiasi dengan diserahkannya plakat penghargaan di  Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, Jumat sore (27/2/2026). Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian masyarakat menjaga keamanan lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi peran serta masyarakat. Ketika warga cepat melapor dan berkoordinasi, itu sangat membantu tugas kepolisian,” ungkap Kombes Kholis.

Meski demikian, kapolresta menegaskan bahwa pencegahan tetap harus dilakukan dengan cara yang aman dan tidak melanggar hukum.

Polresta Malang Kota kini juga tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan adanya jaringan atau sindikasi yang mengorganisasi balap liar tersebut.

“Kami sedang memetakan pola pergerakan mereka, bagaimana komunikasi dilakukan, dan siapa saja yang terlibat. Ini penting agar penanganannya tidak hanya di permukaan, tetapi menyentuh akar masalah,” ucap Kholis.

Pasca-insiden itu, kawasan Suhat dilaporkan relatif kondusif selama empat hari terakhir. Meski demikian, warga menyadari para pelaku balap liar kerap mengubah jam operasional untuk menghindari patroli.

Karena itu, pihak kepolisian memastikan patroli rutin akan terus ditingkatkan di tengah penyelidikan terhadap dugaan jaringan di balik aksi balap liar terus berjalan.

“Tujuan kami jelas, menciptakan Kota Malang yang aman dan kondusif. Penindakan tegas kami lakukan, tapi kolaborasi dengan masyarakat tetap menjadi kunci,” tegas  Kholis.

Sementara itu, salah seorang warga penerima penghargaan, Andhika Pratama, menceritakan bahwa pembubaran awalnya berlangsung kondusif. Warga dan sejumlah driver ojol hanya berupaya menghalau kerumunan tanpa kekerasan.

“Awalnya sudah aman, kerumunan juga bubar. Situasi terkendali,” kata Andhika.

Baca Juga : Komplotan Curanmor Asal Lampung Timur Diringkus Polisi Usai Beraksi di Malang Saat Ramadan

Namun sekitar 10 sampai 15 menit setelah kondisi tenang, seorang oknum pembalap kembali muncul. Diduga, ia sedang memantau situasi untuk memastikan apakah lokasi sudah kembali aman untuk balapan.

Menurut Andhika, oknum tersebut justru memicu emosi warga dengan memacu motor kencang dan melakukan aksi bleyer berkali-kali di depan anak-anak yang sedang nongkrong di depan gerai KFC.

“Dia gas-gas motor sampai tiga atau empat kali. Seperti menantang,” imbuh Andhika.

Saat pelaku berusaha putar balik, warga dan beberapa driver ojol menghadang. Situasi yang semula terkendali berubah ricuh. Terjadi aksi pemukulan oleh oknum  di lokasi dan sepeda motor pelaku sempat dirusak massa.

“Kami sebenarnya hanya ingin memberi peringatan. Tapi situasi cepat sekali memanas,” ujar Andhika.

Motor tersebut kemudian dipindahkan ke pinggir agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Tak lama berselang, mobil patroli polisi tiba dan segera mensterilkan lokasi.

Ke depan, ia bersama warga siap terus bersinergi dengan kepolisian. Ia berharap ke depan pencegahan bisa dilakukan tanpa harus terjadi gesekan fisik.

“Kalau ada lagi, kami akan tetap koordinasi dengan polisi. Harapannya cukup diberi peringatan saja, tidak sampai ada kekerasan,” tutup Andhika.


Topik

Hukum dan Kriminalitas Balap liar Polresta Malang Kota warga bubarkan balap liar Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Minang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy