Unisma Perluas Kolaborasi Global, Jajaki Riset Bersama dan Mobilitas Akademik dengan King's College London
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
A Yahya
15 - Jun - 2026, 03:59
JATIMTIMES – Upaya Universitas Islam Malang (Unisma) untuk memperkuat posisinya di kancah pendidikan tinggi internasional terus berlanjut. Salah satu langkah strategis terbaru dilakukan melalui pertemuan resmi dengan King's College London, Inggris, yang berlangsung pada pertengahan Juni ini.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari misi internasional Unisma di kawasan Eropa sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia akademik.
Baca Juga : Organisasi KIP-K Unair Akui Ada Penyalahgunaan Dana oleh Pengurus
Delegasi Unisma dipimpin langsung oleh Rektor Unisma Prof. Junaidi Mistar, Ph.D. Turut mendampingi Ketua Umum Yayasan Universitas Islam Malang Prof. Dr. Ir. Agus Sugianto, S.T., M.P., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, SDM, dan Keuangan Dr. H. Ronny Malavia Mardani, S.E., M.M., MOS, serta Ketua Office of International Affairs Unisma Asst. Prof. Dr. Imam Wahyudi Karimullah, M.A.

Kedatangan rombongan disambut oleh Professor Simon Tanner yang menjabat sebagai King's Rector for Indonesia and Southeast Asia. Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dengan pembahasan yang berfokus pada penguatan jejaring akademik internasional antara kedua institusi.
Rektor Unisma Prof. Junaidi Mistar menilai King's College London sebagai salah satu universitas terkemuka dunia yang memiliki keunggulan dalam berbagai disiplin ilmu, mulai dari pendidikan, kesehatan, inovasi, ilmu sosial, hingga kebijakan publik.
"Kami melihat banyak peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama King's College London, baik dalam bidang penelitian, publikasi internasional, pertukaran akademisi, maupun pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa. Kemitraan ini diharapkan dapat memperkuat kualitas akademik dan internasionalisasi Unisma," ujarnya.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak mengeksplorasi sejumlah agenda kolaboratif yang berpotensi segera direalisasikan. Beberapa di antaranya meliputi penelitian bersama, publikasi ilmiah internasional, penyelenggaraan kuliah tamu, seminar dan konferensi internasional, hingga program mobilitas mahasiswa dan dosen.
Selain itu, pembahasan juga mencakup penyusunan proposal riset kolaboratif yang dapat diikutsertakan dalam berbagai skema pendanaan internasional. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas penelitian sekaligus memperluas jaringan akademik para peneliti dari kedua universitas.
Professor Simon Tanner menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Unisma dalam membangun kemitraan global. Menurutnya, hubungan akademik antara perguruan tinggi di Indonesia dan Inggris memiliki potensi besar dalam menghasilkan riset yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta memperkaya pertukaran pengetahuan lintas negara.
Baca Juga : Wajah Baru Pasar Gadang Mulai Dibentuk, Proyek Jalan Kembar Dikebut Tuntas November 2026
Tidak hanya berfokus pada aspek akademik dan penelitian, pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama di bidang transformasi digital pendidikan tinggi. Topik lain yang turut menjadi perhatian adalah pengelolaan data penelitian, peningkatan kualitas publikasi internasional, serta pengembangan program pelatihan dan sertifikasi yang dapat mendukung peningkatan kompetensi sivitas akademika kedua institusi.
Sebagai tindak lanjut, Unisma dan King's College London sepakat untuk mengidentifikasi bidang-bidang prioritas yang dapat segera diimplementasikan. Program penelitian bersama, seminar internasional, pertukaran akademik, dan penguatan jejaring antarpeneliti menjadi beberapa agenda yang akan dipersiapkan dalam waktu dekat.
Kunjungan ke King's College London merupakan bagian dari rangkaian perjalanan internasional Unisma di sejumlah negara Eropa, yakni Jerman, Belanda, Belgia, Prancis, Austria, dan Inggris. Melalui berbagai pertemuan dengan perguruan tinggi, industri, maupun organisasi internasional, Unisma terus memperluas kemitraan strategis guna mempercepat transformasi menuju World Class University sekaligus Entrepreneurial University.
Penguatan jejaring global tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan, budaya riset yang lebih kuat, bertambahnya peluang mobilitas akademik internasional, serta lahirnya lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing di tingkat global.
