JATIMTIMES - Sakit gigi sering kali datang tiba-tiba dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain berobat ke dokter gigi untuk mengetahui penyebabnya, umat Islam juga dianjurkan memohon kesembuhan kepada Allah SWT melalui doa yang diajarkan Rasulullah SAW.
Salah satu doa yang dapat diamalkan saat mengalami sakit gigi maupun rasa nyeri pada anggota tubuh lainnya adalah doa yang diriwayatkan dalam Shahih Muslim. Doa ini dibaca sambil meletakkan tangan pada bagian tubuh yang terasa sakit sebagai bentuk ikhtiar spiritual, disertai keyakinan bahwa kesembuhan hanya datang dari Allah SWT.
Baca Juga : Mengenal 4 Jenis Introvert Berdasarkan Penelitian Terbaru, Ternyata Tak Semua Introvert Itu Sama
Doa tersebut kembali ramai dibagikan melalui akun Instagram @mukjizatnabi karena dipercaya dapat diamalkan ketika seseorang mengalami sakit gigi, demam, pegal, keseleo, maupun keluhan nyeri lainnya.
Sebelum membaca doa utama, Rasulullah SAW menganjurkan membaca Bismillah sebanyak tiga kali.
بِسْمِ اللَّهِ
Bismillāh (dibaca 3 kali)
Kemudian dilanjutkan membaca doa berikut sebanyak tujuh kali.
أَعُوذُ بِعِزَّةِ اللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ
A'ūdzu bi 'izzatillāhi wa qudratihī min syarri mā ajidu wa uhādziru.
Artinya:"Aku berlindung kepada kemuliaan Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan."
Doa tersebut merupakan salah satu amalan yang diriwayatkan dalam Shahih Muslim dan dapat dibaca ketika seseorang merasakan sakit pada bagian tubuh tertentu.
Mengutip hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, doa tersebut diamalkan dengan langkah berikut:
• Letakkan tangan kanan pada bagian tubuh yang terasa sakit, termasuk area pipi atau rahang jika mengalami sakit gigi.
• Bacalah "Bismillāh" sebanyak tiga kali.
• Setelah itu lanjutkan membaca doa "A'ūdzu bi 'izzatillāhi wa qudratihī min syarri mā ajidu wa uhādziru" sebanyak tujuh kali.
• Panjatkan doa dengan penuh keikhlasan dan keyakinan bahwa Allah SWT adalah satu-satunya Dzat yang memberikan kesembuhan.
Baca Juga : Medsos Jadi Sumber Berita Utama, Media Arus Utama Didesak Adaptasi Jurnalisme Multiplatform
Adapun dalam ajaran Islam, doa bukan berarti menggantikan pengobatan medis. Rasulullah SAW justru mengajarkan agar umatnya melakukan ikhtiar secara menyeluruh, yakni berobat sekaligus memohon kesembuhan kepada Allah SWT.
Nabi Muhammad SAW bersabda: "Setiap penyakit ada obatnya. Apabila obat itu tepat mengenai penyakitnya, maka penyakit itu akan sembuh dengan izin Allah Azza wa Jalla." (HR Muslim)
Karena itu, apabila sakit gigi tidak kunjung membaik, disertai pembengkakan, demam, atau nyeri yang semakin berat, penderita dianjurkan segera memeriksakan diri ke dokter gigi agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Dalam Islam, setiap musibah yang menimpa seorang mukmin, termasuk sakit gigi, diyakini mengandung hikmah. Salah satunya adalah menjadi penghapus dosa selama dijalani dengan kesabaran dan keikhlasan.
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa rasa sakit yang dialami seorang muslim dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa, bahkan meski hanya berupa rasa nyeri yang ringan.
Selain itu, kisah para nabi juga menunjukkan pentingnya menggabungkan doa dengan usaha. Dalam sejumlah riwayat disebutkan Nabi Musa AS pernah mengalami sakit gigi, kemudian memohon pertolongan kepada Allah SWT. Setelah itu Allah memberikan petunjuk agar menggunakan obat sebagai bagian dari ikhtiar memperoleh kesembuhan.
Karena itu, ketika mengalami sakit gigi, umat Islam dianjurkan tidak hanya memperbanyak doa dan zikir, tetapi juga menjaga kesehatan gigi, mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga medis, serta memeriksakan diri ke dokter apabila keluhan tak kunjung mereda. Dengan demikian, ikhtiar lahir dan batin dapat berjalan beriringan sesuai tuntunan syariat. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
