Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

Tata Cara Baca Yasin di Malam 1 Muharam: Niat, Doa, dan Keutamaannya

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

14 - Jun - 2026, 07:05

Placeholder
Ilustrasi membaca Yasin saat malam 1 Muharam. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Malam pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharam menjadi momen yang dimanfaatkan banyak umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan melakukan muhasabah diri. Salah satu amalan yang cukup dikenal di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU), adalah membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali.

Tradisi ini bukan amalan yang secara khusus diperintahkan oleh Rasulullah SAW. Namun, praktik tersebut berkembang sebagai bentuk doa dan harapan agar Allah SWT memberikan keberkahan, keselamatan, serta kemudahan dalam mengarungi tahun yang baru.

Baca Juga : 4 Minuman Rempah di Malang yang Cocok Dinikmati Saat Bediding

Mengutip penjelasan dari Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur, pembacaan Surat Yasin tiga kali pada malam 1 Muharam dilakukan sebagai sarana bermunajat kepada Allah SWT, dengan niat yang berbeda pada setiap bacaan.

Asal-usul Tradisi Yasin 3 Kali di Malam 1 Muharam

Tradisi membaca Yasin tiga kali sejatinya lebih dahulu dikenal dalam amalan malam Nisfu Sya'ban. Seiring waktu, amalan tersebut juga banyak dilakukan saat memasuki Tahun Baru Hijriah.

Bagi sebagian umat Islam, malam 1 Muharam dipandang sebagai waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, serta memohon perlindungan dan keberkahan kepada Allah SWT untuk perjalanan hidup setahun ke depan. 

Karena itu, pembacaan Surat Yasin tidak dimaksudkan sebagai ritual wajib, melainkan sebagai bentuk ikhtiar spiritual yang berisi doa-doa kebaikan.

Tata Cara dan Niat Membaca Yasin 3 Kali

Surat Yasin dibaca sebanyak tiga kali secara berurutan. Masing-masing bacaan disertai niat yang berbeda.
1. Yasin Pertama
Surat Yasin pertama dibaca dengan niat memohon umur panjang yang dipenuhi keberkahan, sehingga dapat digunakan untuk beribadah dan istiqamah dalam ketaatan kepada Allah SWT.

2. Yasin Kedua
Pembacaan kedua ditujukan untuk memohon perlindungan Allah SWT dari berbagai musibah, fitnah, bencana, serta bahaya yang bersifat lahir maupun batin.

3. Yasin Ketiga
Surat Yasin ketiga dibaca dengan harapan memperoleh kecukupan hati, keteguhan iman, serta dijauhkan dari ketergantungan kepada selain Allah SWT hingga akhir hayat.

Doa setelah Membaca Yasin 3 Kali

NU Jawa Barat mengutip doa yang dianjurkan oleh Habib Abdullah Al-Haddad dalam Kitab Abwabul Faraj. Doa ini dibaca setelah menyelesaikan pembacaan Surat Yasin.

اللّٰهُمَّ اِنّٓا نَسْتَحْفِظُكَ وَ نَسْتَوْدِعُكَ اَدْيَانَنَا وَاَنْفُسَنَا وَاَهْلَنَا وَاَوْلَادَنَا وَاَمْوَالَنَا وَكُلِّ شَيْءٍ اَعْطَيْتَنَا. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاهُمْ فِى كَنَفِكَ وَاَمَانِكَ وَجِوَارِكَ وَعِيَاذِكَ مِن كُلِّ شَيْطَانٍ مَرِيدٍ وَجَبَّارٍ عَنِيدٍ وَذِى عَيْنٍ وَذِى بَغْيٍ وَمِنْ شَرِّ كُلِّ ذِى شَرٍّ اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. اَللّٰهُمَّ جَمِّلْنَا بِالْعَافِيَةِ وَالسَّلَامَةِ وَحَقِّقنَا بِالتَّقْوٰى وَالْاِسْتِقَامَةِ وَاَعِذْناَ مِنْ مُوجِبَاتِ النَّدَامَةِ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاءِ. اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِاَوْلَادِنَا وَمَشَايِخِنَا وَلِاِخْوَانِنَا ِفِى الدِّينِ وَلِاَصْحَابِنَا وَاَحْبَابِنَا وَلِمَنْ اَحَبَّنَا فِيكَ وَلِمَنْ اَحْسَنَ اِلَيْنَا وَ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ يَارَبَّ العَالَمِيْنَ. وَصَلِّ اَللّٰهُمَّ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُولِكَ سَيِّدِنَا وَمَوْلاَناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ. وَارْزُقْنَا كَمَالَ الْمُتَابَعَةِ لَهُ وَظَاهِرًا وَبَاطِنًا فِي عَافِيَةٍ وَسَلَامَةٍ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Arab Latin: Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma innaa nastahfizhuka wa nastaudi'uka diinana wa anfusanaa wa ahlan wa al ada na wa amwalana wa kulla syai'in a'thoitana. Allahummaj'alna wa iyyahum fii kanafika wa amaanika wa jiwaarika wa 'iyaadzika min kulli syaithaanim marid wa jabbarin' anid wa dzi 'ainin wadzi baghyun wa min syarri kulli dzii syarrin innaka 'alaa kulli syai'in qadiir. Allahumma jammilna bil afiyati wassalamah wa haqqiqna bittaqwa wal istiqomah wa a'idznii min muujibaati nada amati innaka samii'ud du'aa. Allahummaghfirlana wa li waalidiinaa wa li aulaadinaa wali masyayikhina wa li ikhwanina fiddiini wa li ashabi wa ahbabina waliman ahabbana fiika waliman ahsana ilaina wa lil mu'miniina wal mukminaati wal muslimiina wal muslimaati ya rabbal 'aalamiin. Wa Shalli allahumma 'alaa abdika warosulika sayyidinaa wa maulanaa muhammadin wa 'ala alihi washahbihi wasallam. Warzuqnaa kamaalal mutaaba'ati lahu dhaahiran wa baathinan fika afiyatin wa salaamatin birahmatika yaa arhamar raahimiin.

Artinya: Ya Allah kami memohon penjagaan-Mu dan menitipkan kepadaMu agama kami, dari kami, keluarga kami, anak-anak kami, harta benda kami, dan apa saja yang telah engkau berikan kepada kami. Ya Allah, semoga Engkau menjadikan kami dalam penjagaan, tanggungan, kedekatan dan perlindungan-Mu dari godaan setan yang menggoda, orang yang kejam, zalim dan durhaka, dan dari kejahatan penjahat, sesungguhnya engkau adalah maha kuasa atas segala sesuatu.
Ya Allah, baguskanlah kami dengan kesehatan dan keselamatan, dan sehatkanlah kami dengan taqwa dan istiqomah, jagalah kami dari penyesalan, karena sesungguhnya Engkau maha mendengarkan Doa. Ya Allah ampunilah kami, kedua orang tua kami, anak-anak kami, guru-guru kami, saudara-saudara kami seagama, sahabat-sahabat kami, kekasih-kekasih kami, orang yang mengasihi kami karena Engkau, dan kepada siapa saja yang berbuat baik kepada kami, orang-orang yang beriman laki-laki dan perempuan dan orang-orang yang beragama Islam laki-laki dan perempuan, wahai Tuhan semesta alam.
Ya Allah limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada hamba dan utusan-Mu, yaitu junjungan kami Nabi Muhammad saw. beserta para keluarga dan sahabatnya. Dan limpahkan kepada kami kesempurnaan mengikutinya lahir dan batin, dalam keadaan sehat dan selamat dengan rahmat-Mu wahai sebaik-baik Penyayang dari para penyayang.

Keutamaan Membaca Surat Yasin

Selain diamalkan pada momen tertentu, Surat Yasin juga dikenal memiliki sejumlah keutamaan yang banyak disebut dalam berbagai riwayat dan penjelasan ulama.

1. Disebut sebagai Jantung Al-Qur'an

Dalam sejumlah riwayat, Surat Yasin disebut sebagai qalbul Qur'an atau jantung Al-Qur'an.

، عَنْ أَنَسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "إِنَّ لِكُلِّ شَيْءٍ قَلْبًا، وَقَلْبُ الْقُرْآنِ يس. وَمَنْ قَرَأَ يس كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بقراءَتِهَا قِرَاءَةَ الْقُرْآنِ عَشْرَ مَرَّاتٍ

Baca Juga : 66 Tahun Soksi, Momentum untuk Adaptif Terhadap Perubahan Zaman 

Artinya: Dari Anas RA, ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, "Sesungguhnya segala sesuatu itu mempunyai kalbu (inti) dan kalbu Al-Qur'an adalah surat Yasin. Barangsiapa membaca surat Yasin, maka Allah mencatat baginya karena bacaan surat Yasin itu pahala membaca Al-Qur'an sepuluh kali."

Meski demikian, sebagian ulama hadis memberikan catatan terkait kualitas sanad riwayat tersebut.

2. Diharapkan Mempermudah Sakaratul Maut

Dalam hadis riwayat Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda:
"Bacalah surah Yasin atas orang-orang yang akan mati di antara kamu." (HR Abu Dawud)

Hadis ini menjadi dasar anjuran sebagian ulama untuk membaca Yasin sebagai ikhtiar memohon husnul khatimah.

3. Menenangkan Hati saat Menghadapi Ujian

Sebagai bagian dari Al-Qur'an, Surat Yasin diyakini membawa keberkahan dan ketenangan batin. Karena itu, banyak umat Islam menjadikannya sebagai sarana doa ketika menghadapi kesulitan maupun sakit.

4. Memohon Kemudahan Urusan

Riwayat dari Ibnu Abbas yang dinukil Imam Ad-Darimi menyebutkan:

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ زُرَارَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّاب حدثنا راشد أبو مُحَمَّدٍ الْحِمَّانِيُّ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ قَالَ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ : مَنْ قَرَأ يس حِينَ يُصْبِحُ أعْطِي يُسْرَ يَوْمِهِ حَتَّى يُمْسِيَ ، وَمَنْ قَرَأَهَا فِي صَدْرٍ لَيْلِهِ أُعْطِي يُسْرَ لَيْلَتِهِ حَتَّى يُصْبِحَ إِتحاف

Artinya: Telah menceritakan kepada kami Amr bin Zurarah telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab telah menceritakan kepada kami Rasyid Abu Muhammad Al Himmani dari Syahr bin Hausyab ia berkata: Ibnu Abbas berkata: Barang siapa yang membaca surah Yasin ketika berada di waktu pagi, niscaya diberikan kepadanya kemudahan hari itu hingga ia berada di waktu sore, dan barang siapa yang membacanya pada awal malam niscaya diberikan kepadanya kemudahan malam itu hingga ia berada di waktu pagi. (HR al-Darimi)

5. Menjadi Jalan Meraih Ampunan dan Pahala

Dalam sejumlah kitab disebutkan adanya keutamaan membaca Surat Yasin sebagai wasilah untuk memperoleh ampunan Allah SWT serta pahala yang besar bagi orang yang membacanya dengan penuh keikhlasan.

6. Dianjurkan Saat Ziarah Kubur

Sebagian ulama juga menganjurkan pembacaan Surat Yasin ketika berziarah ke makam, dengan harapan menjadi sebab keringanan bagi penghuni kubur dan pahala bagi yang membacanya.

Demikian penjelasan terkait tata cara lengkap dengan keutamaan membaca surat yasin sebanyak 3 kali saat malam 1 Muharam. Semoga informasi ini bermanfaat. 


Topik

Agama Surat Yasin malam 1 Muharam ibadah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Minang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

Agama

Artikel terkait di Agama