Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

31 Wisatawan Asal Surabaya Positif Narkotika, Jalani Rehabilitasi BNN Jatim Pasca Insiden di Pantai Wediawu

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Dede Nana

08 - May - 2026, 16:12

Placeholder
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi (depan mikrofon) saat menyampaikan perkembangan hasil penyidikan insiden dugaan perusakan dan pengeroyokan terhadap wisatawan asal Surabaya di Pantai Wediawu yang disampaikan pada Jumat (8/5/2026). (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Sebanyak 31 wisatawan asal Surabaya yang dinyatakan positif narkotika akhirnya menjalani rehabilitasi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur (Jatim). Puluhan wisatawan tersebut merupakan pengunjung Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang mengalami dugaan perusakan dan pengeroyokan pada Selasa (5/5/2026).

Perkembangan hasil penyidikan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi saat ditemui JatimTIMES pada Jumat (8/5/2026). Ia menyebut, sesaat setelah terjadi dugaan perusakan dan pengeroyokan tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan serangkaian penyelidikan termasuk penanganan awal di lokasi kejadian.

Baca Juga : Sering Jadi Titik Laka, Efektivitas Rambu dan Median Jalan Ir Soekarno Batu Diusulkan Dievaluasi Forum LLAJ

Hasilnya, terdapat rangkaian peristiwa yang terjadi di Pantai Wediawu tersebut. Yakni mulai dari dugaan tindak pidana secara bersama-sama melakukan perusakan terhadap barang dan orang atau pengeroyokan, hingga laporan terkait dengan adanya dugaan pencurian.

"Pada perkembangannya, kami juga mendapatkan adanya tindak pidana narkotika," ujarnya.

Dari hasil penyidikan terbaru, disampaikan Taat, total ada 72 wisatawan dari rombongan asal Surabaya yang berkunjung ke Pantai Wediawu pada saat terjadinya peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, 31 di antaranya dinyatakan positif mengonsumsi narkotika.

"Dari 72 wisatawan yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, ternyata dari hasil pengecekan urine 31 di antaranya dinyatakan positif narkotika dari berbagai jenis," imbuhnya.

Berdasarkan hasil tes urine, diutarakan Taat, puluhan wisatawan tersebut dinyatakan positif berbagai jenis narkotika. Yakni mulai dari sabu, ganja dan bahkan sebagian di antaranya ada yang positif keduanya.

"21 orang ini hasil cek urine-nya dinyatakan positif mengonsumsi ganja, kemudian enam orang dinyatakan positif mengonsumsi sabu, dan empat orang dinyatakan positif mengonsumsi ganja dan sabu," bebernya.

Taat menyebut, 31 wisatawan asal Surabaya yang dinyatakan positif narkotika tersebut semuanya telah berusia dewasa. "Total ada 31 orang (yang dinyatakan positif narkotika, red). Rentang usianya antara 18 sampai dengan 28 tahun, jadi seluruhnya berusia dewasa," ujarnya.

Dari hasil cek urine terhadap 31 orang wisatawan yang dinyatakan positif narkotika tersebut akhirnya ditindaklanjuti oleh Polres Malang. Termasuk berkoordinasi dengan BNN Provinsi Jawa Timur.

"Sudah dilaksanakan asesmen, dan hasil dari asesmen itu ke-31 orang yang dinyatakan positif narkotika tersebut diputuskan untuk melaksanakan rehabilitasi," imbuhnya.

Taat menyebut, proses rehabilitasi terhadap para wisatawan asal Surabaya tersebut dilakukan di beberapa tempat di bawah pengawasan BNN Provinsi Jawa Timur. "Direhabilitasi di beberapa tempat rehabilitasi dalam durasi satu sampai dengan tiga bulan," ujarnya.

Baca Juga : Gubernur Khofifah Pimpin Gerakan Percepatan Tanam, Produksi Padi  Diprediksi Naik Hingga 5 Persen 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemeriksaan urine kepada para wisatawan asal Surabaya tersebut merupakan serangkaian penanganan polisi pada insiden dugaan perusakan sejumlah kendaraan yang terjadi di kawasan Pantai Wediawu, Selasa (5/5/2026) dini hari.

Berdasarkan hasil pendataan pihak kepolisian, sedikitnya ada enam kendaraan roda empat yang mengalami kerusakan cukup parah dalam insiden tersebut. Kerusakan terpantau terjadi pada sejumlah bagian kendaraan. Di antaranya meliputi bagian kaca mobil yang pecah di beberapa sisi mulai dari samping, belakang hingga depan. 

Selain pada bagian kaca, bodi kendaraan yang diduga dirusak tersebut juga nampak dicoret dengan tulisan vandalisme. Beberapa kendaraan yang mengalami perusakan tersebut diketahui menggunakan identitas yang identik dengan wilayah Surabaya. Yakni kendaraan berpelat nomor polisi (nopol) L.

Selain perusakan pada enam unit kendaraan, sejumlah wisatawan juga tampak mengalami luka-luka diduga akibat pengeroyokan. Hingga kini dugaan aksi perusakan dan pengeroyokan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Di sisi lain, sejumlah barang bukti saat ini juga telah diamankan oleh pihak kepolisian guna kepentingan penyidikan. Yakni yang di antaranya meliputi balok kayu, batu hingga botol minuman keras. Beberapa barang bukti tersebut ditemukan polisi di sekitar lokasi kejadian.

Pada serangkaian upaya penyidikan itulah, pihak kepolisian juga turut berkoordinasi dengan institusi BNN. Sebelumnya, sebanyak 31 wisatawan asal Surabaya yang positif narkotika tersebut juga telah dibawa ke BNN Provinsi Jawa Timur pada Rabu (6/5/2026) petang.

Puluhan wisatawan asal Surabaya yang dinyatakan positif narkotika tersebut kemudian menjalani serangkaian assesment oleh Tim Assesment Terpadu (TAT). Hingga akhirnya, pada hari ini, Jumat (8/5/2026), pihak kepolisian mengonfirmasi jika para wisatawan asal Surabaya yang positif narkotika tersebut telah ditetapkan untuk menjalani rehabilitasi oleh BNN Provinsi Jawa Timur.

"Proses penyidikan masih terus berlangsung, Polres Malang akan menindaklanjuti peristiwa yang terjadi di Pantai Wediawu ini secara serius, objektif, dan profesional sesuai dengan fakta hukum yang ada," pungkas Taat.


Topik

Peristiwa wisatawan surabaya bnn jatim narkotika pantai wediawu polres malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Minang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa