Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Kronologi Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur: Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, 5 Penumpang Meninggal

Penulis : Mutmainah J - Editor : Yunan Helmy

28 - Apr - 2026, 06:58

Placeholder
Kecelakaan kereta api di Bekasi Timur. (Foto X)

JATIMTIMES - Kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026), melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) rute Bekasi–Jakarta. Insiden tragis ini menyebabkan lima penumpang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa tersebut langsung menjadi perhatian publik karena terjadi di jalur padat yang setiap hari dilintasi kereta jarak jauh maupun commuter line.

Baca Juga : 13 Perjalanan Kereta Dibatalkan Imbas Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Ini Daftarnya

Kronologi Kecelakaan Menurut Saksi

Salah satu penumpang commuter line bernama Munir mengungkapkan, kejadian bermula saat KRL yang ditumpanginya dari arah Jakarta menuju Cikarang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

Menurut Munir, kereta berhenti karena ada KRL dari arah Cikarang menuju Bekasi yang sebelumnya tertemper mobil taksi di perlintasan dekat kawasan Bulak Kapal.

Saat kondisi masih berhenti, dari arah belakang melaju Kereta Api Argo Bromo Anggrek yang kemudian menghantam rangkaian KRL di depannya. “Ditabrak dari arah belakang, gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai menembus gerbong,” ujar Munir di lokasi kejadian.

Ia menambahkan, benturan keras membuat gerbong khusus perempuan di commuter line mengalami kerusakan cukup parah.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, membenarkan bahwa kecelakaan berawal dari sebuah taksi yang tertemper KRL di jalur perlintasan langsung (JPL) dekat Bulak Kapal.

Akibat kejadian tersebut, KRL terpaksa berhenti di jalur. Dalam waktu bersamaan, dari arah belakang datang Kereta Api Argo Bromo Anggrek yang kemudian menabrak rangkaian KRL tersebut.

“Yang membuat KRL terhenti. Setelah itu, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo,” jelas Franoto.

Lima Penumpang Meninggal, Puluhan Dirawat

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan hingga Selasa (28/4/2026), jumlah korban meninggal dunia mencapai lima orang.

Baca Juga : KA Argo Bromo Anggrek Jakarta-Surabaya Tabrak KRL, KAI Fokus Evakuasi Korban

“Update korban saat ini meninggal dunia itu lima. Kemudian yang masih terperangkap sekitar tiga orang,” kata Bobby kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur.

Selain korban jiwa, sebanyak 79 orang telah mendapatkan penanganan medis di sembilan rumah sakit berbeda.

Pasca-insiden tersebut, PT KAI mendirikan posko tanggap darurat di Stasiun Bekasi untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban.

Bobby juga memastikan salah satu jalur di Stasiun Bekasi Timur sudah kembali beroperasi sejak pukul 01.24 WIB setelah proses evakuasi taksi dan rangkaian KRL yang terdampak selesai dilakukan.

Hingga kini, proses evakuasi dan penyelidikan penyebab pasti kecelakaan kereta di Bekasi Timur masih dilakukan oleh pihak berwenang.

Insiden ini menjadi sorotan luas masyarakat karena melibatkan dua moda transportasi rel di salah satu jalur tersibuk kawasan Bekasi.


Topik

Peristiwa Tabrakan kereta api KA Argo Bromo Anggrek tabrak KRL insiden kereta api



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Minang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa