JATIMTIMES - Pemerintah Kota Malang memastikan pasokan LPG 3 kilogram atau yang dikenal sebagai LPG melon masih dalam kondisi aman. Namun, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengakui adanya kenaikan harga di sejumlah titik distribusi.
Pemantauan terus dilakukan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) guna memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali. Selain itu, komunikasi juga dijalin dengan Pertamina untuk menjaga kelancaran distribusi.
Baca Juga : Viral Toilet Alun-Alun Merdeka Jadi Toko, DLH Izinkan Pengelola Jual Toiletries
Wahyu menyebut, lonjakan harga tidak terjadi secara menyeluruh, melainkan hanya di beberapa lokasi tertentu. Meski demikian, kondisi tersebut tetap menjadi perhatian dan akan ditelusuri lebih lanjut.
“Stoknya sebenarnya ada, masih tercukupi. Hanya di beberapa titik saja yang mengalami kenaikan harga,” ungkapnya.
Pemkot Malang berencana mengkaji penyebab kenaikan tersebut melalui forum koordinasi bersama TPID. Hasil pembahasan itu diharapkan bisa memberi gambaran utuh terkait kondisi distribusi dan harga di lapangan.
Di sisi lain, Wahyu menegaskan bahwa kebijakan terkait LPG tidak sepenuhnya berada di tangan pemerintah daerah. Ia menyebut, arah kebijakan masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat, termasuk melalui koordinasi yang melibatkan Pertamina.
“Hari ini kami masih mengikuti rapat koordinasi secara daring. Nanti hasilnya akan menjadi dasar langkah kami,” jelasnya.
Baca Juga : Hari Kartini tahun 2026, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Tegaskan Komitmen untuk Berdayakan Perempuan
Terkait laporan adanya kekosongan pasokan di SPBE, Wahyu mengaku belum menerima penjelasan rinci. Ia memastikan informasi tersebut segera diklarifikasi agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
Menurutnya, kejelasan data sangat penting sebelum pemerintah mengambil keputusan lanjutan, termasuk kemungkinan intervensi untuk menstabilkan harga.
Pemkot Malang, lanjut Wahyu, siap bergerak cepat apabila arahan resmi telah diterima. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan pihak terkait mampu menjaga stabilitas harga serta ketersediaan LPG bagi masyarakat.
