Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

DPRD Kota Malang Kaji Kendaraan Listrik, Efisiensi Jadi Pertimbangan Utama

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

03 - Apr - 2026, 18:02

Placeholder
Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Siraduhita.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Wacana penggunaan kendaraan listrik mulai dilirik DPRD Kota Malang sebagai salah satu langkah efisiensi anggaran. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap kajian dengan mempertimbangkan berbagai aspek, terutama biaya perawatan dan operasional.

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menegaskan bahwa keputusan penggunaan mobil listrik tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Perhitungan matang tetap menjadi prioritas utama.

Baca Juga : Ony DPRD Jatim Dorong Hilirisasi Pertanian: Solusi Konkret Putus Rantai Kemiskinan Tuban

“Lihat dulu, karena ini soal efisiensi. Harus dihitung, apakah dari sisi maintenance dan lainnya memang lebih hemat,” ujarnya.

Menurutnya, jika hasil perhitungan menunjukkan kendaraan listrik lebih efisien dibanding kendaraan konvensional, maka opsi tersebut sangat terbuka untuk direalisasikan.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pengadaan kendaraan dinas tidak hanya satu unit, sehingga membutuhkan perencanaan anggaran yang lebih kompleks.

“Bisa jadi wacana, tapi kita lihat dulu. Beli mobil itu juga tidak satu,” tambahnya.

Di sisi lain, DPRD Kota Malang juga tengah mendorong efisiensi melalui pengurangan penggunaan bahan bakar minyak (BBM), khususnya dalam kegiatan perjalanan dinas. Amithya menyebut frekuensi perjalanan dinas sebenarnya sudah mulai ditekan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga : Ketua DPRD Banyuwangi Minta Pemerintah Cari Solusi Atasi Kemacetan di Pelabuhan Ketapang 

Sebagai langkah lanjutan, DPRD berencana menata ulang mekanisme perjalanan dinas agar lebih hemat, salah satunya dengan penggunaan kendaraan secara bersama-sama.

“Kalau bisa satu kendaraan digunakan bersama. Misalnya satu komisi berangkat bareng, bisa 9 sampai 11 orang, bahkan 12 orang,” jelasnya.

Langkah ini dinilai sebagai solusi jangka pendek yang realistis untuk menekan pengeluaran BBM, sembari menunggu kajian lebih lanjut terkait potensi penggunaan kendaraan listrik di lingkungan DPRD Kota Malang.


Topik

Pemerintahan DPRD Kota Malang Kendaraan Listrik Efisiensi Energi efisiensi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Minang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Sri Kurnia Mahiruni