Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Masa Mudik Lebaran Sudah Dekat, DPRD Jatim Desak Penanganan Jembatan Sentong Dikebut

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Dede Nana

05 - Mar - 2026, 19:51

Placeholder
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur, dr. Agung Mulyono, bersama anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Satib, datang meninjau langsung kondisi jembatan.

JATIMTIMES — Arus Sungai Sampean mengalir deras di bawah Jembatan Sentong. Air yang selama ini hanya dipandang sekilas dari atas jembatan, kini justru menjadi sebab runtuhnya sebagian jalan yang membentang di atasnya.

Pada 23 Februari 2026 lalu, fondasi di sisi hilir tergerus, tanah ambles, dan hampir sepertiga badan jalan longsor. Sejak saat itu, jalur utama penghubung Bondowoso–Jember terputus.

Baca Juga : 31 Lokasi Penitipan Kendaraan Mudik Lebaran Gratis di Kabupaten Malang Dibuka Mulai 12 Maret 2026

Di titik itu, kendaraan tak lagi bisa melintas. Jalan yang biasanya dipenuhi arus kendaraan antar kabupaten mendadak sunyi, digantikan retakan tanah dan lapisan aspal yang menggantung di tepi longsoran.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur, dr. Agung Mulyono, bersama anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Satib, datang meninjau langsung kondisi jembatan. Mereka berjalan pelan di atas badan jalan yang retak, memeriksa bagian yang turun akibat erosi fondasi.

Keduanya didampingi Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Jember, Tutug Putro, yang membawahi wilayah kerja Bondowoso–Jember. Dari tepi jalan yang ambles, mereka melihat bagaimana tanah di bawah konstruksi jembatan perlahan terkikis arus sungai.

Di lokasi itu pula, dr. Agung langsung menghubungi Dinas PU Bina Marga Jawa Timur untuk memastikan penanganan darurat segera dilakukan. Ia menelepon Kepala Bidang Bina Teknik, Netty Herawati, meminta kepastian pengiriman material perbaikan. “Ini sudah mau menjelang Lebaran,” ujarnya di sela meninjau lokasi pada Selasa (3/3/2026).

Bagi dia, waktu menuju arus mudik tidaklah panjang. Jalur yang terputus ini bukan sekadar jalan desa, melainkan nadi penghubung dua kabupaten di wilayah tapal kuda Jawa Timur. “Yang drum itu segera diagendakan. Jatim sudah merencanakan kirim, kalau bisa secepatnya,” tegasnya.

Percakapan berlangsung cepat. Di tengah suara angin yang menyapu tepian sungai, dr. Agung kembali memastikan kesiapan tim teknis di lapangan. “Pak Tutug, kapan bisa ngirim?” tanyanya.

Ia menekankan percepatan penanganan penting agar masyarakat tetap memiliki akses aman, terutama menjelang mudik Lebaran. “Artinya masyarakat pulang ketika mudik Lebaran itu jalannya enak ya?” tegasnya.

Selain percepatan penanganan, ia juga meminta agar warga segera diberi informasi mengenai jalur pengalihan. Pemerintah kecamatan dan desa diminta menyampaikan rute alternatif agar masyarakat tidak terjebak di jalan yang sudah tidak dapat dilalui.

“Sampaikan ada pengalihan dan ada aspal dari provinsi untuk kenyamanan. Salam untuk warga,” tambahnya.

Penutupan jembatan membuat kendaraan roda empat dan truk harus berputar melalui jalur alternatif yang lebih sempit. Di beberapa titik, antrean kendaraan mulai terbentuk, terutama pada jam-jam padat.

Warga setempat mengatakan kawasan ini memang rawan erosi ketika debit Sungai Sampean meningkat. Arus air yang datang dari hulu kerap menggerus tanah di sekitar fondasi jembatan.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) kini menurunkan tim teknis untuk memastikan kondisi struktur jembatan. Selain penanganan darurat, pemasangan jembatan bailey juga tengah dipersiapkan untuk memulihkan konektivitas sementara.

Baca Juga : Wali Kota Blitar–Kajari Kota Blitar Teken PKS, Pendampingan Hukum Perkuat Proyek Strategis Daerah

Di sisi lain, Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Jember, Tutug Putro, mengungkapkan bahwa proyek penggantian jembatan sebenarnya sudah hampir memasuki tahap pelaksanaan sebelum longsor terjadi.

“Desain sudah selesai. Lelang juga sudah. Pemenang sudah ada. Kita tinggal tanda tangan kontrak saat longsor terjadi,” ujarnya.

Begitu ambles terjadi, keputusan cepat harus diambil demi keselamatan pengguna jalan. “Kami koordinasi malam itu juga. Setelah melihat kondisi, diputuskan jembatan harus ditutup total. Tidak aman kalau dipaksa,” tegasnya.

UPT PJJ Jember bersama Pemerintah Kabupaten Bondowoso kemudian menyusun skema pengalihan arus kendaraan. “Pengalihan sudah dihitung. Sepeda motor lewat jalur tertentu, mobil kecil lewat jalur lain. Jalurnya sudah disurvei bersama,” kata Tutug.

Pengaturan tersebut disesuaikan dengan kelas kendaraan agar jalur alternatif yang lebih sempit tetap dapat dilalui tanpa menimbulkan konflik arus.

Tutug memastikan jembatan yang rusak tidak akan sekadar diperbaiki, tetapi diganti secara menyeluruh. “Ini bukan perbaikan kecil. Ini penggantian total. Harus kuat, harus aman,” jelasnya.

Pembangunan jembatan baru diperkirakan memakan waktu sekitar delapan bulan. Selama masa darurat, UPT PJJ Jember juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah untuk mengurai kemacetan. “Masa darurat tetap harus berjalan. Yang penting konektivitas tidak lumpuh,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambil telah melalui kajian teknis yang matang. “Kami lihat semua aspek. Geologi, arus sungai, keamanan struktur. Karena itu kami tutup total. Tidak ada pilihan lain,” tandasnya.

Di tengah badan jalan yang retak dan tanah yang tergerus air, harapan kini bertumpu pada percepatan pekerjaan. Jalur yang selama ini menjadi nadi pergerakan warga Bondowoso dan Jember itu diharapkan kembali pulih sebelum arus mudik benar-benar tiba. “Kita harus pastikan pekerjaan cepat, rapi, dan aman. Masyarakat harus bisa lewat tanpa khawatir,” pungkas dr. Agung.


Topik

Pemerintahan dprd jatim jembatan sentong mudik lebaran



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Minang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan