Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hukum dan Kriminalitas

Klarifikasi Gus Idris Soal Tuduhan Pelecehan Seksual

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

06 - Feb - 2026, 14:02

Placeholder
Nama pengasuh pondok pesantren sekaligus konten kreator asal Kabupaten Malang, Gus Idris. (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Nama pengasuh pondok pesantren sekaligus konten kreator asal Kabupaten Malang, Gus Idris, ramai diperbincangkan di media sosial. Ia dikaitkan dengan dugaan pelecehan seksual yang disebut terjadi saat proses syuting konten bertajuk ‘Sumpah Pocong’.

Isu itu mencuat setelah seorang perempuan melalui akun Instagram Sovinovitav membagikan pengalamannya. Dalam unggahannya, ia mengaku mengalami tindakan tak pantas saat menjadi talent dalam produksi konten di sebuah pondok pesantren di wilayah Pakis, Malang.

Baca Juga : Klarifikasi Permata Jingga Soal Tarikan Retribusi Pedagang Keliling di Wilayahnya

Perempuan tersebut awalnya mengira kegiatan itu hanya sesi pembuatan konten biasa. Namun setibanya di lokasi, ia mengaku mulai merasa janggal karena seluruh kru yang berada di tempat tersebut adalah laki-laki. 

Dalam unggahannya, ia juga menyebut adanya narasi agama dan cerita soal sihir yang disampaikan oleh oknum tertentu.

“Saya akan kasih dzikir itu kalo mbak sovi sudah selesai dengan apa yang saya mau,” demikian yang ditulis Sovinovitav, mengutip ucapan yang diduga disampaikan oleh oknum tersebut.

Ia juga menuliskan pengalaman lain yang kemudian memicu reaksi keras dari warganet. “Aku suruh mijitin orangnya dan kok bisa aku di situ mau-mau aja. Posisi di kamar beliau dan aku mijetin sampai mengenai anunya,” tulisnya.

Unggahan itu langsung viral dan dibanjiri komentar. Hingga Jumat (6/2/2026) ada sekitar 1,9 ribu komentar memenuhi kolom respons. Sejumlah akun di kolom komentar menyebut nama Gus Idris, yang diketahui sebagai Pengasuh Ponpes Thoriqul Jannah di Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Menanggapi tudingan tersebut, Gus Idris membantah keras seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya dan menyebut isu tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

“Saya menyatakan dengan tegas bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan tidak berdasarkan pada fakta yang sebenarnya,” ungkap Gus Idris melalui akun Instagramnya @gusidrisofficial, dilihat Jumat (6/2/2026).

Dalam klarifikasi itu, Gus Idris juga menyinggung awal mula isu tersebut mencuat. Ia menyebut narasi bermula dari media sosial, lalu berkembang ke sejumlah media online.

“Diawali dengan narasi sosial media
Ada media online bahkan langsung membangun framing kepada saya,” ujarnya.

Ia menilai framing tersebut berdampak serius terhadap industri konten kreator yang selama ini dirintis bersama timnya. Reputasi yang dibangun dari nol, kata dia, ikut terdampak akibat isu tersebut. “Dan itu berdampak serius pada industri konten kreator yang kami rintis dari nol,” lanjutnya.

Baca Juga : Gempa M 6,4 Guncang Pacitan Terasa hingga Denpasar, Gempa Susulan Terus Terjadi hingga Pagi Ini

Gus Idris juga menegaskan bahwa selama ini pihaknya menjunjung tinggi etika dan keamanan dalam setiap aktivitas. “Kami sangat menghormati nilai-nilai etika dan keamanan setiap individu,” ungkapnya. 

Tak berhenti pada bantahan, Gus Idris memastikan siap mengikuti proses hukum yang berlaku demi membuktikan kebenaran secara objektif. “Oleh karena itu, saya siap bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum yang berlaku demi mengungkap kebenaran yang objektif,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan tuduhan yang dinilai tidak disertai bukti konkret. Menurutnya, hal itu telah merugikan nama baik dirinya dan keluarga. “Kami sangat menyayangkan adanya tuduhan tanpa bukti konkret yang merugikan nama baik saya dan keluarga saya,” jelasnya.

Dalam pernyataan tersebut, Gus Idris juga menyinggung adanya kemungkinan persoalan lain yang dibawa ke ranah isu sensitif. “Sangat tidak bijak untuk membungkus perselisian bisnis dengan isu lain yang sensitif,” ujarnya.

Saat ini, ia mengaku tengah berkonsultasi dengan tim hukum untuk menentukan langkah lanjutan. “Saat ini saya sedang berkonsultasi dengan tim hukum untuk menentukan langkah selanjutnya guna memastikan fakta yang benar guna memastikan fakta yang benar sampai ke publik” ungkapnya. 

Di bagian akhir, Gus Idris menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan memberikan dukungan. “Terima kasih kepada pihak-pihak yang tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan memberikan dukungan selama proses ini berlangsung,” ungkapnya.

Ia menutup klarifikasi itu dengan pernyataan bernuansa religius.
“Gusti Allah Mboten sare. Insya Allah kebenaran akan menemukan jalannya sendiri.” pungkas Gus Idris. 

Hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut terkait proses hukum yang akan ditempuh Gus Idris. Korban juga belum melakukan laporan terkait dugaan pelecehan seksual yang dialaminya. 


Topik

Hukum dan Kriminalitas Klarifikasi Gus Idris Ponpes Thoriqul Jannah Film Sumpah Pocong Gus Idris Pelecehan Seksual



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Minang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Hukum dan Kriminalitas

Artikel terkait di Hukum dan Kriminalitas