Wajah Baru Pasar Gadang Mulai Dibentuk, Proyek Jalan Kembar Dikebut Tuntas November 2026

Reporter

Hendra Saputra

Editor

A Yahya

15 - Jun - 2026, 03:00

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat menjelaskan pengerjaan drainase dan jalan di kawasan Pasar Induk Gadang (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Upaya Pemerintah Kota Malang membenahi kawasan Pasar Induk Gadang mulai memasuki tahap pelaksanaan. Pembangunan jalan kembar yang digadang-gadang menjadi solusi kemacetan di kawasan tersebut resmi dimulai pada Senin (15/6/2026).

Dimulainya proyek ditandai dengan peninjauan lapangan oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama jajaran perangkat daerah. Dalam kesempatan itu, Wahyu turut mengoperasikan alat berat sebagai simbol dimulainya pekerjaan konstruksi.

Baca Juga : 183 Petugas Sensus Ekonomi Kota Batu Mulai Diterjunkan, Sisir Potret Perekonomian Riil

Menurut Wahyu, pembangunan jalan kembar menjadi bagian dari langkah besar penataan kawasan Pasar Induk Gadang yang selama ini dikenal padat aktivitas. Kondisi lalu lintas yang kerap tersendat, ditambah persoalan jalan rusak dan lingkungan yang kurang nyaman, menjadi alasan utama proyek tersebut dijalankan. "Semoga pengguna jalan nantinya bisa lebih leluasa, lebih lancar dan tidak macet lagi," ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, pekerjaan tahap awal difokuskan pada pembangunan drainase. Langkah itu dinilai penting untuk mengatasi persoalan genangan yang sering muncul di kawasan pasar. Setelah sistem saluran selesai dikerjakan, pembangunan badan jalan akan dilakukan secara bertahap.

Pemerintah Kota Malang menargetkan proyek tersebut dapat selesai lebih cepat dari jadwal kontrak. Jika masa pekerjaan yang tersedia mencapai 172 hari, penyelesaian ditargetkan rampung dalam waktu sekitar lima bulan. "Jari akhir November 2026 insyaallah selesai untuk 2 ruas jalan, termasuk juga dengan sirip (pembatas)," ungkapnya.

Selama pengerjaan berlangsung, masyarakat diminta bersiap menghadapi perubahan pola lalu lintas. Rekayasa arus kendaraan akan diterapkan di ruas Simpang Empat Gadang hingga Jembatan Pasar Gadang guna mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan.

Lebih dari sekadar pembangunan jalan, proyek tersebut disebut menjadi pintu masuk revitalisasi kawasan Pasar Induk Gadang secara menyeluruh. Pemkot Malang menargetkan terciptanya lingkungan pasar yang lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

Kepala DPUPRPKP Kota Malang Dandung Djulharjanto mengatakan, jalan kembar yang dibangun memiliki panjang sekitar 1,2 kilometer. Setiap ruas jalan dirancang dengan lebar 7,5 meter dan menggunakan konstruksi beton untuk meningkatkan kekuatan serta usia layanan jalan.

Baca Juga : Zinc hingga Omega-3, Ini Vitamin yang Bisa Membantu Redakan Jerawat

Tak hanya menghadirkan jalur lalu lintas baru, proyek tersebut juga mencakup pembangunan median, ruang hijau, area parkir, serta pagar pembatas yang memisahkan aktivitas perdagangan dengan badan jalan.

"Jadi antara jalan dan lapak nanti ada jaraknya beberapa meter. Kalau untuk kendaraan yang bongkar muat nanti akan dibangun juga tapi di area dalam pasar, bukan tepi jalan," jelas Dandung.

Konsep tersebut diharapkan mampu mengurangi aktivitas bongkar muat di pinggir jalan yang selama ini menjadi salah satu penyebab penyempitan ruang lalu lintas.

Adapun pembangunan jalan kembar Pasar Gadang didukung anggaran sekitar Rp14,9 miliar yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN Tahun 2026. Dengan proyek ini, kawasan Pasar Gadang diharapkan bertransformasi menjadi koridor perdagangan yang lebih tertib sekaligus mampu memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah selatan Kota Malang.