Rangkaian Hari Jadi Lamongan Diawali dengan Ziarah ke Makam Mbah Lamong
Reporter
Defit Budiamsyah
Editor
Yunan Helmy
25 - May - 2026, 06:29
JATIMTIMES - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara, serta jajaran Forkopimda Lamongan membuka puncak peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) Ke-457?dengan ziarah dan tabur bunga, Senin (25/5/2026). Salah satunya ziarah makam Mbah Lamong di kelurahan Tumenggungan, Kabupaten Lamongan.
Mbah Lamong adalah julukan dari Tumenggung Surajaya, yaitu adipati Lamongan pertama yang berjasa menyebarkan agama Islam, yang juga dikenal sebagai Rangga Hadi, seorang tokoh atau santri kepercayaan Sunan Giri yang namanya menjadi cikal bakal penyebutan nama wilayah Kabupaten Lamongan.
Baca Juga : Polisi Ungkap Fakta Baru Pembacokan di Kedungkandang, Pelaku Residivis dan Sering Cari Gara-Gara
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan bahwa peringatan Hari Jadi Lamongan ini berdasar atas diwisuda atau dilantiknya Tumenggung Surajaya (Rangga Hadi/Mbah Lamong) oleh Sunan Giri IV (Sunan Prapen) sebagai adipati pertama Lamongan.
Pelaksanaan ziarah diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa setiap pribadi memiliki amanah untuk mempimpin, dan harus amanah terhadap apa yang dipimpinnya.
"Mengapa harus kita peringati setiap tahunnya? Tentu ini mengingatkan kepada kita semua bahwa kita semua diberikan amanah untuk memimpin di Kabupaten Lamongan, untuk memimpin masyarakat di sekitarnya, untuk memimpin keluarga-keluarganya, untuk memimpin diri sendiri. Artinya kita harus amanah terhadap apa yang dipimpinnya," ucapnya.
Tidak hanya itu. Yuhronur juga mengatakan bahwa peringatan Hari Jadi Lamongan sebagai pengingat akan jati diri masyarakat Lamongan yang santun, penuh keteladanan, dan berbudaya, terlebih ditengah perubahan sosial dan budaya sebagai akibat perkembangan zaman.
Baca Juga : Lanal Bersama Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan Satwa Liar di Pelabuhan Ketapang BanyuwangiÂ
"Kita terus membuat jati diri kita agar tidak berubah karena perubahan sosial, karena arus budaya asing, dan arus budaya-budaya lainnya, sebagai akibat teknologi informasi yang semakin berkembang. Untuk itu, terus kita kuatkan jati diri sebagai masyarakat Lamongan sebagai masyarakat Jawa dan juga sebagai masyarakat Indonesia yang kita cintai ini. Mudah-mudahan kita senantiasa dengan peringatan hari jadi ini. Kita terus berkomitmen siapapun kita punya tanggung jawab untuk menjadikan Lamongan ini semakin megilan, semakin jaya, dan selalu menjadikan kesejukan, kedamaian, kesejahteraan bagi seluruh warganya," imbuhnya.
Sebelumnya, ziarah juga dilakukan bupati dan forkopimda di Kecamatan Paciran, Karangbinangun, Deket, Sugio, Turi, Maduran, Lamongan, Mantup, dan Kecamatan Glagah pada Minggu (24/5) lalu.
