Ratusan Anak Yatim Terima Bantuan di Bunga Desaku Kecamatan Mumbulsari

07 - Apr - 2026, 06:18

Acara penyaluran bantuan anak Yatim di Balai Desa Karang Kedawung, Jember. (Ist)

JATIMTIMES - Sedikitnya 200 anak yatim dan yatim piatu, Senin (6/4/2026) mendapat bantuan sembako dari Dinas Sosial dan Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsospppa) Pemkab Jember. Kegiatan ini dalam rangkaian acara Bunga Desaku di Kecamatan Mumbulsari Jember.

Bantuan yang dipusatkan di kantor balai Desa karang Kedawung Kecamatan Mumbulsari ini, dihadiri oleh anak yatim dari 7 desa. Di antaranya Desa Karang Kedawung, Desa Lampeji, Desa Suci, Desa Tamansari, Desa Mumbulsari, Desa Karangrejo dan Desa Lengkong. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Siswono Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra dan juga jajaran Muspika Setempat.

Baca Juga : Bansos PKH-BPNT Tahap 2 Cair Lebih Cepat? Ini Jadwal April 2026 

Di depan ratusan anak yatim beserta pendampingnya ini, Siswono juga menyosialisasikan sejumlah capaian program Bupati Jember Muhammad Fawait SE. MSc.

"Di bawah kepemimpinan Bupati Jember Gus Fawait, banyak sekali capaian program-program yang pro rakyat, seperti program layanan kesehatan UHC, beasiswa kuliah,  pemberdayaan UMKM lewat Mlijo Cinta, serta sejumlah program lainnya," ujar Siswono.

Tidak hanya itu, program lainnya yang dinilai sangat manusiawi adalah penyaluran insentif guru ngaji yang diberikan secara terhormat. "Guru ngaji, di era Gus Fawait, mendapat insentif yang pembagiannya diberikan secara terhormat, yakni di masing-masing desa. Sehingga tanpa harus antre panjang di bank penyalur," paparnya.

Siswono juga mengajak masyarakat, untuk membantu pemerintah, dengan melakukan pengawasan terhadap layanan publik. "Jika ada layanan publik yang tidak sesuai, atau ada infrastruktur yang butuh perbaikan, masyarakat bisa mengadukan ke kanal Wadul Guse," jelasnya.

Baca Juga : Tingkatkan Kapasitas TPA, Pemkab Malang Bangun TPST di Tiga TPA

Siswono juga menjelaskan, bahwa adanya kanal Wadul Guse, menunjukkan kalau Pemerintah Kabupaten Jember, sangat transparan dan tidak anti kritik. (*)