Skandal Pemain Tak Sah Jadi Petaka, Malaysia Dipastikan Gagal ke Piala Asia 2027
Reporter
Hendra Saputra
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
18 - Mar - 2026, 06:56
JATIMTIMES - Keputusan mengejutkan datang dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang resmi menjatuhkan sanksi berat kepada timnas Malaysia. Harimau Malaya dipastikan gagal melangkah ke putaran final Piala Asia 2027 setelah dua kemenangan mereka dianulir akibat kasus pemain tidak sah.
Komisi Disiplin dan Etika AFC memutuskan hasil pertandingan Malaysia melawan Nepal dan Vietnam di babak kualifikasi diubah menjadi kekalahan 0-3. Hukuman ini diberikan karena Malaysia terbukti menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat.
Baca Juga : Dulu Kurus dan Dijuluki Dewa Mabuk Kini Dendi Santoso Jadi Simbol Loyalitas Arema
Tak hanya itu, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) juga dijatuhi denda sebesar 50 ribu dolar AS atau sekitar Rp 849 juta yang wajib dibayarkan dalam waktu 30 hari.
Keputusan tersebut langsung mengubah peta persaingan Grup F. Malaysia yang sebelumnya bersaing di papan atas harus rela tersingkir, sementara Vietnam justru memastikan tiket lolos ke putaran final Piala Asia 2027.
Sanksi ini tak lepas dari skandal lama yang menyeret tujuh pemain naturalisasi Malaysia. Mereka diketahui menggunakan dokumen yang dipalsukan untuk memenuhi syarat kewarganegaraan, hingga akhirnya dijatuhi sanksi oleh FIFA dan diperkuat oleh putusan lanjutan dari AFC.
Akibat pelanggaran tersebut, seluruh hasil pertandingan yang melibatkan pemain bermasalah otomatis dianulir sesuai regulasi AFC. Dua kemenangan penting Malaysia pun berubah menjadi kekalahan telak di atas kertas, yang berdampak fatal pada peluang lolos mereka.
Lebih jauh, keputusan ini membuat Vietnam unggul tak terkejar di klasemen Grup F. Bahkan, laga sisa antara kedua tim kini tak lagi menentukan nasib karena tiket sudah dipastikan berpindah tangan.
Baca Juga : Dispora Kabupaten Malang Perkuat Sinergitas dengan KONI untuk Jadi Juara di Porprov 2027
Kasus ini menjadi salah satu skandal besar di sepak bola Asia dalam beberapa tahun terakhir. Selain meruntuhkan prestasi di lapangan, kontroversi ini juga mencoreng reputasi sepak bola Malaysia di level internasional.
Di tengah ambisi besar untuk kembali bersaing di Asia, langkah Malaysia justru terhenti akibat kesalahan administratif yang berujung fatal.
