Naas, Bocah SD Meninggal di Kubangan Bekas Galian C
Reporter
Bambang Setioko Kediri TIMES
Editor
Yunan Helmy
28 - Apr - 2019, 09:29
Nasib naas menimpa MFF (11), warga Dusun Ploso, Desa Parelor, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri. Bocah yang masih duduk di bangku kelas 3 SD itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kubangan bekas galian pasir Dusun Jember, Desa Parelor, Sabtu (27/4/2019).
Dari keterangan Kapolsek Kunjang AKP Ahmad Ridwan melalui Kasi Humas Polsek Kunjang Aiptu Sumali, awalnya korban bersama dua temannya, Noval (13) dan Cahyo (13), warga setempat, sengaja pergi ke kolam bekas galian pasir untuk bermain dan berenang.
"Korban bersama dua temannya. Mereka berencana bermain dan berenang di lokasi kejadian," ungkap Aiptu Sumali.
Ketiga bocah itu pun tiba di lokasi untuk berenang bersama-sama di kubangan bekas galian pasir dengan kedalaman empat meter. Nasib naas menimpa korban. MFF yang terlanjur menceburkan diri di kubangan ternyata tidak bisa berenang dan minta tolong. Spontan teman korban panik dan memberi tahu warga sekitar untuk menolong temannya itu.
"Korban tidak bisa berenang dan akhirnya tenggelam. Saat dicari dan ditemukan warga, korban sudah meninggal dunia," terang kasi humas.
Dari hasil pemeriksaan luar, di tubuh korban tidak ditemukan adanya bekas luka tanda-tanda penganiayaan atau kriminalitas. Keluarga korban menolak jika korban dilakukan otopsi.
"Atas kesepakatan bersama dengan pihak keluarga terhadap korban, keluarga meminta agar tidak dilakukan otopsi dan hanya dilakukan pemeriksaan luar dan keluarga bersedia membuat pernyataan bahwa meninggalnya korban sudah kehendak dari Tuhan Yang Maha Kuasa," kata Aiptu Sumali.
